Dua Warga Gaza Meninggal Akibat Serangan Rudal Israel

GAZA CITY (UMMAT Pos) — Dua warga Palestina meninggal dunia akibat serangan rudal Israel setelah diduga bakal merusak pagar di perbatasan dengan Jalur Gaza.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan bahwa awak pesawat mereka menembaki “teroris” yang dicurigai mendekati pagar keamanan di Jalur Gaza selatan untuk menaruh sebuah benda di dekat pagar pada Senin (17/9).

Dilansir Reuters, belum ada informasi mengenai identitas korban jiwa dalam serangan tersebut.

Militer Israel menyatakan bahwa sebelumnya mereka telah menemukan dan membongkar setidaknya dua bom yang ditanam di dekat pagar dalam beberapa hari terakhir.

Israel sendiri kerap menyaksikan aksi unjuk rasa warga Palestina setiap pekannya. Aksi tersebut kerap berujung ricuh.

Tentara Israel menyatakan bahwa mereka akan mengambil tindakan untuk mencegah pelanggaran lintas batas di wilayah yang dikuasai Hamas. Pihaknya pun terkadang ‘terpaksa’ menembakan senjata api ke arah pengunjuk rasa.

Rangkaian aksi protes di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dan Israel ini sudah berlangsung sejak 30 Maret.

Setiap Jumat, mereka menggelar aksi besar-besaran agar para pengungsi dapat kembali ke kampung halaman nenek moyang mereka yang kini sudah menjadi wilayah kekuasaan Israel.

Demonstran kerap membakar ban dan melempari batu ke pagar pembatas, di mana tentara Israel bersiaga. Para tentara tak segan melepaskan tembakan mematikan jika ada demonstran yang mendekati pagar perbatasan.

Hingga saat ini, korban meninggal dunia akibat bentrokan ini mencapai 179 jiwa. Dalam periode yang sama, satu prajurit Israel juga dibunuh.

Sumber: Reuters | CNN

PILIHAN REDAKSI