Sampaikan Aspirasinya, Pengungsi asal Rohingya di Makassar kembali sambangi Gedung DPRD

MAKASSAR (UMMAT Pos) — Sejumlah pengungsi asal Rohingya di Makassar mendatangi kantor DPRD Makassar, Jumat, (21/9/2018).

Didampingi perwakilan Forum Peduli Rohingya kota Makassar, para pengungsi Rohingya yang datang diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar, Iqbal Djalil.

“Forum Peduli Rohingya mempertemukan semua teman-teman forum umat Islam bersama dengan ormas-ormas lain untuk membicarakan ini terkait dengan kemanusiaan yang terjadi di Rohingya. Apalagi sudah ada keputusan PBB terkait Genosida terhadap etnis Rohingya,” kata pria yang akrab disapa Ije ini kepada awak media di gedung DPRD kota Makassar, Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan terjadinya praktik genosida etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Menanggapi pernyataan resmi PBB tersebut, kata Ije ada tiga langkah substansial yang dapat dilakukan, yaitu menjadikan pengungsi Rohingya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), memindahkan pengungsi Rohingya ke negara ketiga, dan mengembalikan pengungsi Rohingya ke negara asalnya.

“Mereka adalah korban genosida. Nah ini yang kita pikirkan dan Insya Allah mudah-mudahan saya bisa membantu dalam proses penyebaran informasi terkait dengan adanya warga korban genosida yang ada di kota Makassar,” pungkas politisi PKS Makassar ini.

Sementara itu, salah satu pengungsi Rohingya, Abdul Gani mengaku dirinya ingin segera dipindahkan ke negara ketiga.

“Saya sudah tinggal dari tahun 2009 di Indonesia. Karena sudah lama saya sudah menikah dengan orang Indonesia. Hidup saya terlalu susah sekarang. Saya bersama 216 orang itu sudah didaftarkan untuk dipindahkan ke negara ketiga, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” keluhnya.

Setidaknya 216 pengungsi Rohingya di kota Makassar. Untuk itu, Ije berharap upaya yang dilakukan oleh gabungan Forum Ummat Islam dan beberapa Ormas lainnya dapat membantu para pengungsi Rohingya untuk mendapatkan kejelasan mengenai nasib Mereka.[fm]

PILIHAN REDAKSI