Pengacara HRS: Habib Rizieq posisinya sekarang menjadi vote-getter

JAKARTA (UMMAT Pos) — Pengacara Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, mengklaim bahwa Habib Rizieq sudah tiga kali mencoba pergi ke Malaysia untuk menyerahkan disertasi namun selalu tidak diperbolehkan.

Aktivitas Rizieq di Arab Saudi juga dikatakan semakin dibatasi, yang menurut Sugito, karena “permohonan orang kuat di Indonesia”. Ia tidak membeberkan lebih lanjut tentang tuduhannya.

Sugito juga mengatakan bahwa kasus yang dihadapi Rizieq bukanlah “persoalan yuridis, namun persoalan politis”.

“Suka atau tidak suka Habib Rizieq itu sepertinya sekarang berseberangan dengan petahana. Kan kalau misalnya dia pulang, untuk Ijtima (Ulama) 1 dan 2 yang mendukung calon yang lain, dianggap itu kan tidak mendukung petahana,” ungkap Sugito di Jakarta seperti dikutip BBC Indonesia.

“Habib Rizieq posisinya sekarang kan menjadi vote-getter mengusung pihak yang bukan petahana,” imbuh Sugito.

Namun demikian, tudingan bahwa ada intervensi dari penguasa Indonesia, menurut guru besar hukum internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, diperkirakan tidak mungkin karena berarti mengintervensi kedaulatan Arab Saudi.

“Tidak ada dasar bagi suatu negara untuk melakukan permintaan agar warga negaranya dilarang untuk keluar.

“Jutsru yang terjadi kalau ada warga negara yang melakukan kejahatan sedang berada di negara lain, dia justru diminta dikembalikan ke negara asal, itu yang sering terjadi. Itu yang namanya ekstradisi,” jelas Hikmahanto Juwana.

Pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, mengklaim bahwa Rizieq sudah tiga kali mencoba pergi ke Malaysia untuk menyerahkan disertasi namun selalu tidak diperbolehkan.

Aktivitas Rizieq di Arab Saudi juga dikatakan semakin dibatasi, yang menurut Sugito, karena “permohonan orang kuat di Indonesia”. Ia tidak membeberkan lebih lanjut tentang tuduhannya.

Sugito juga mengatakan bahwa kasus yang dihadapi Rizieq bukanlah “persoalan yuridis, namun persoalan politis”.

“Suka atau tidak suka Habib Rizieq itu sepertinya sekarang berseberangan dengan petahana. Kan kalau misalnya dia pulang, untuk Ijtima (Ulama) 1 dan 2 yang mendukung calon yang lain, dianggap itu kan tidak mendukung petahana,” ungkap Sugito.

Habib Rizieq posisinya sekarang kan menjadi vote-getter mengusung pihak yang bukan petahana,” imbuh Sugito.

Tudingan bahwa ada intervensi dari penguasa Indonesia, kata Hikmahanto Juwana, diperkirakan tidak mungkin karena berarti mengintervensi kedaulatan Arab Saudi.

“Tidak ada dasar bagi suatu negara untuk melakukan permintaan agar warga negaranya dilarang untuk keluar.

“Justru yang terjadi kalau ada warga negara yang melakukan kejahatan sedang berada di negara lain, dia justru diminta dikembalikan ke negara asal, itu yang sering terjadi. Itu yang namanya ekstradisi,” jelas Hikmahanto Juwana.

Habib Rizieq Shihab sendiri sudah jelas-jelas memberikan dukungannya kepada pasangan nomor urut dua itu.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono menyangkal jika Rizieq Shihab akan mendatangkan suara bagi Prabowo-Sandiaga.

“Kalau vote-getter kan kayaknya kita gak ngapa-ngapain. Sekarang kan partai koalisi, tim kampanye, kandidat sendiri baik Pak Prabowo atau Pak Sandi kan terjun,” kata Ferry Juliantono.

Dalam pakta integritas antara kubu Prabowo dengan sekompok ulama dalam acara Ijtima Ulama II, disebutkan jika menang maka Prabowo-Sandiaga harus menjamin kepulangan Rizieq Shihab.[fm/bbc]

PILIHAN REDAKSI