Sholat Jumat Perdana Di Masjid Tanjung, Lombok Utara

LOMBOK UTARA (UMMAT Pos) — Langit Lombok Jumat siang ini (28/9/2018) tampak begitu cerah. Warga sekitar Masjid mulai berbondong-bondong merapihkan saf-saf lalu khusyuk mendengarkan khotbah. Mereka tampak gagah dengan balutan pakaian bersih, songkok, dan sarung-sarung yang membersamai langkah mereka. Pemandangan yang mereka saksikan menorehkan senyum bahagia, tentu saja karena Masjid yang selama ini mereka rindukan sudah bisa digunakan.

Masjid Nurul Yaqin yang dibangun kembali oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh (Lazis) Wahdah Islamiyah yang berlokasi di Dusun Sebaro, Desa Persiapan Samaguna, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) secara perdana dimanfaatkan masyarakat menunaikan ibadah sholat Jumat.

Masjid tersebut berukuran 10 x 10 meter, mampu memuat maksimal seratus orang. Meski masih dalam tahap perampungan, terlihat dari beberapa sudut Masjid yang belum selesai, nyatanya tak menyurutkan kebahagiaan dan semangat warga untuk tetap melaksanakan sholat Jumat di Masjid tersebut.

Sebelumnya, mereka tidak bisa melaksanakan sholat Jumat di Masjid karena memang gempa tak hanya meluluhlantakkan rumah-rumah mereka melainkan juga fasilitas ibadah seperti Masjid.

Ustadz Muhammad Syawal (34), selaku Imam dan Khatib salat Jumat di Masjid tersebut mengatakan, masyarakat Sebaro sangat bersyukur dengan keberadaan LAZIS Wahdah. Menurut beliau, begitu banyak amanah masyarakat Indonesia yang telah tersalurkan melalui LAZIS Wahdah, salah satunya rumah ibadah darurat itu. Dia menyambung, dalam khotbahnya ia mengatakan bahwa semua musibah yang terjadi adalah wujud cinta Allah kepada manusia.

_”Kita mendapatkan musibah, Insya Allah kita tengah diuji. Seberapa sabarkah kita dan seberapa kuatkah kita menghadapi ujian ini. Siapa yang bersabar maka sungguh itulah kemenangan yang nyata. Dan jelas itu adalah wujud cinta Allah kepada hamba-hamba-Nya,”_ jelasnya, Jumat (28/9).

“Kami berterima kasih sekali, dengan adanya kerja-kerja para relawan yang disokong oleh bantuan donatur, semisal masjid ini, kami jadi sangat terbantu. Alhamdulillah, kami punya lagi rumah ibadah yang lebih layak dari sekedar tenda pengungsian. Harapannya kedepan LAZIS Wahdah bisa membangun Masjid yang lebih permanen.” Ucap Kyai Yanto, Imam Masjid sekaligus Ketua/Pimpinan Keagamaan Dusun Sebaro.

Pantauan koresponden Ummat Pos di lapangan, jelas kerusakan yang terjadi masih cukup banyak. Proses pemulihan akan berlangsung cepat jika adanya gerak bersama secara berkala bersama masyarakat Indonesia.

Tak lupa Lazis Wahdah juga masih membuka peluang donasi bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi bagi pemulihan pasca bencana gempa. Bantuan dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (451) Norek: 799 900 900 4 a.n. Lazis Wahdah Care dan konfirmasi transfer ke 085315900900.

Reporter: Zulkifli

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI