Ust. Bachtiar Nasir: Rendahkan dulu suara kepentinganmu, tangkap dulu pesan Tuhanmu

JAKARTA (UMMAT Pos) — Pimpinan Arrohman Quranic Learning Center, KH Bachtiar Nasir (UBN) menghimbau Pemerintah dan segenap bangsa Indonesia melakukan Doa dan Taubat Nasional, melihat kembali terjadinya gempa di Indonesia.

Bencana yang dialami di beberapa tempat seperti di Donggala, Palu dan Lombok, menurut mantan ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama ini adalah peringatan yang disampaikan Allah kepada bangsa Indonesia.

“Tujuan utama acara ini adalah seperti tadi yang kita angkat di dalam Alquran agar kita menjadi orang Indonesia yang peka terhadap peringatan Allah,” ungkapnya usai memimpin acara Doa dan Taubat Nasional di Gedung AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (30/09/2018) malam.

“AzabNya sudah datang dan ini sudah yang kedua kalinya, dan dua tempat itu selalu berulang-ulang bahkan di Lombok sampai seribu kali dan di Donggala ini ratusan kali (gempa). AzabNya sudah datang jangan sampai peringatanNya belum juga menggetarkan hati kita kepada Allah,” lanjutnya.

Peringatan dari Allah ini menurut UBN penting untuk sampai kepada hati segenap bangsa Indonesia, ia menekankan terutama di tahun politik seperti ini. Ia menyerukan segenap bangsa untuk sejenak berhenti dengan hiruk-pikuk, semua agenda-agenda, semua tujuan ambisi.

“Dengarkan dulu suara Tuhanmu, rendahkan dulu suara kepentinganmu, tangkap dulu pesan Tuhanmu. Siapa pun kamu, tidak akan pernah bisa menghadapi kekuatan ini, siapa pun yang berkuasa dan siapapun yang akan memimpin nanti, tidak akan pernah bisa menghadapi kekuatan gempa ini,” ungkapnya.

“Sayangilah rakyatmu, sayangilah umatmu, sayangilah bangsa dan negerimu dengan cara peka terhadap pesan-pesan dari Tuhanmu jangan dahulukan kepentingan mu, syahwatmu, dan ambisi-ambisi mu. Itu yang saya kira yang paling penting Kenapa kita bikin acara seperti ini,” lanjutnya.

Acara yang digelar sejak setelah Sholat Isya’ ini, dihadiri sedikitnya seratus pesert. UBN menyebutkan bahwa yang datang bukan hanya jamaah AQL, melainkan siapapun yang siap hadir untuk bertaubat dan sempat datang ke AQL di Tebet.

“Siapapun yang bersedia dan siap datang malam ini dan memang tidak penting siapa yang datang, mudah-mudahan hamba Allah yang siap duduk bareng dan beberapa tokoh nanti kita akan kirimkan pesannya melalui video-video kita,” tukasnya.

Reporter: Abdullah Jundii

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI