Berhasil dievakuasi dari lumpur, bocah ini ceritakan ibunya yang tak tertolong

PETOBO (UMMAT Pos) — Baru saja Nadia (3) menggantungkan handuknya ketika tiba-tiba dinding kamar mandinya ambruk saat gempa mengguncang Palu dan sekitarnya pada Jumat (28/10/2018).

Tubuh kecilnya tak cukup kuat untuk mampu keluar dari bangunan yang runtuh tak lama setelah suara gemeretak menghentakkan pendengarannya. Badannya bahkan terhisap oleh lumpur yang mulai menggenang. Hampir separuh badannya ikut terendam.

Nadia menceritakan, saat itu ia berteriak-teriak meminta tolong namun semua orang sibuk menyelamatkan diri. Pertolongan baru datang sekitar pukul 06.00 pagi, beberapa warga melihatnya tengah tertimbun dibalik lumpur yang memerangkap hampir seluruh badannya.

“Saya teriak kak. Tapi tak ada yang dengar. Alhamdulillah pukul enam pagi ada bapak-bapak yanng tolong saya,” ujarnya kepada UMMAT Pos, Senin (15/10).

Tak hanya Nabila (9), saudara-saudaranya Naldin (7) dan Naim (7 bulan) juga berhasil diselamatkan oleh keluarga mereka. Sementara sang ibunya diperkirakan hilang tenggelam oleh lumpur. Hingga lebih dari dua pekan pasca gempa-tsunami, jenazah ibunya masih belum ditemukan.

“Ibu meninggal kak,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Nadia turut menyaksikan, bagaimana orang-orang di Petobo ditenggelamkan oleh lumpur yang muncul pasca gempa.

Orang yang berhasil menemukan Nadia, lalu membawanya ke Masjid terdekat bersama korban selamat lainnya dari gempa dahsyat berkekuatan 7,4 SR tersebut.

Reporter: Zulkifli Tri Darmawan

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI