Indonesia tawarkan tiga kabupaten sebagai kawasan industri ke Cina

GUANGZHOU, CINA (UMMAT Pos) — Pemerintah dalam hal ini Badan Koordinasi Penanaman Modal RI memberikan tawaran kepada para pengusaha Cina untuk berinvestasi di tiga kawasan industri yang ada di tanah air.

Pemerintah akan memberikan insentif menarik bagi investor yang berniat membangun pabrik atau fasilitas lainnya di ketiga kawasan industri, yakni Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara; Manyar (Kabupaten Gresik, Jawa Timur); dan Kawasan Industri Kendal (Kabupaten Kendal, Jawa Tengah).

“Indonesia peringkat kesembilan negara di dunia yang dianggap aman, stabil, dan reformis,” kata Direktur Promosi dan Fasilitas Kawasan BKPM, Nurul Ichwan, kepada ratusan calon investor di Guangzhou, Senin (15/10) malam.

Selain itu, menurut dia, indeks Indonesia sebagai negara yang paling mudah untuk berbisnis di kawasan Asia Tenggara juga naik dari 91 pada 2017 menjadi 72 pada 2018.

“Oleh karena itu, kami mengajak para investor dari China untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Nurul dalam forum bisnis yang difasilitasi oleh Konsulat Jenderal RI di Guangzhou dan Bank UOB di salah satu hotel di Ibu Kota Provinsi Guangdong itu.

Konsul Jenderal RI untuk Guangzhou Gustanto menambahkan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat bagi investor Cina untuk berinvestasi di Indonesia karena pemerintah terus memperbarui kebijakan yang mempermudah investasi asing yang menjamin kepastian hukum.

“Saya yakin para investor Cina akan meningkatkan investasinya di Indonesia karena kesempatan berinvestasi makin terbuka lebar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kadin dan Promosi Perdagangan Internasional (CCPIT) Provinsi Guangdong Fan Xilin bersedia membantu mempromosikan investasi di kawasan industri di Indonesia.

“Indonesia merupakan mitra dagang terpenting bagi Provinsi Guangdong,” ujarnya.

Nilai perdagangan Provinsi Guangdong dengan Indonesia pada 2017 telah mencapai angka 13,395 miliar dolar AS.

Pada periode Januari-Agustus 2018 nilai perdagangan Guangdong-Indonesia telah mencapai angka 10,327 miliar dolar AS.

Seusai forum tersebut, para calon investor menemui Nurul Ichwan dan pejabat BKPM RI lainnya untuk berkonsultasi berbagai hal mengenai investasi di Indonesia.

Sumber: Antara

PILIHAN REDAKSI