Gandeng Relawan LIDMI, Polda Sulbar Gelar Trauma Healing untuk Korban Gempa Sulteng

DONGGALA (UMMAT Pos) — Trauma Healing (TH) gabungan digelar oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) bersama relawan Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI) di Pantai Parampuana, Desa Towale, Kabupaten Donggala, Sulteng, Sabtu (20/10/2018).

TH ini diikuti oleh puluhan anak-anak korban Gempa dan tsunami yang menghuni Posko Pengungsian di Jalan Trans Sulawesi km8 Kabupaten Donggala.

Diantara rangkaian kegiatannya adalah permainan anak, pembagian paket ceria dan makanan ringan, serta agenda lainnya.

Sulaeman dari tim TH Polda Sulbar mengatakan, tujuan kegiatan ini digelar guna memulihkan psikologis anak-anak yang terkena dampak bencana gempa dan tsunami.

“Alhamdulillah ada adik-adik mahasiswa dari LIDMI yang berkombinasi bersama satuan kami. Kombinasi ini menjadi ajang sharing bagi kita atas teknik-teknik TH yang dimiliki masing-masing lembaga,” tuturnya.

Pria kelahiran Makassar ini menambahkan, hadirnya relawan dari berbagai organisasi ini menjadi faktor mempercepat pulihnya Psikologi anak-anak korban Gempa.

“Kita bersyukur bahwa ini semua murni panggilan jiwa, kita tidak melihat dari kelompok mana, karena dari kombinasi ini, kita mendapat pengalaman yang luas untuk komunikasi bersama karena memiliki tujuan yang sama,” ujarnya.

Relawan LIDMI Peduli, Andi Reski Febriawan mengatakan, memasuki pekan ketiga pasca gempa, anak-anak di posko pengungsian tersebut telah mengalami perubahan yang positif.

“Tiap hari kami hibur dengan Sekolah Ceria dan pengajian Iqro’ atau Alquran. Alhamdulillah mereka kembali semangat belajar dan bermain walaupun masih menghuni tenda pengungsian,” pungkasnya.

Di posko pengungsian yang berisi 1.873 jiwa ini, LIDMI menjalankan beberapa program diantaranya Sekolah Ceria, Bakti Lingkungan, Pembelajaran Alquran, Tausiyah Rutin, Pembinaan remaja dan program lainnya.

Reporter: Rustam Hafid

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI