Sudah Ratusan Ribu Orang Tandatangani Petisi Bubarkan Banser

JAKARTA (UMMAT Pos) — Ulah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser) –salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama– membakar bendera warna hitam yang berlafaz tauhid terus menuai sorotan. Kritik dan kecaman mengalir deras ke Banser.

Protes keras pun muncul di media sosial. Kali ini, ada petisi yang mendukung pembubaran Banser.

Pantauan Ummat Pos, di situs change.org, pada Rabu Siang pukul 10.32 wib, sudah ada 106.411 orang yang menandatangani petisi tersebut.

Warganet yang memulai petisi ini, Shilvia Nanda menulis:

Disaat umat muslim fokus sibuk dengan membantu korban bencana DONGGALA SIGI PALU LOMBOK

BANSER justru sibuk menjaga gereja, membubarkan pengajian, memusuhi ulama, dan hari ini membakar bendera Ar Rayah

Jika apa yang dilakukan saat ini lebih meresahkan sesama muslim dalam berdakwah serta mencoreng kerukunan sesama, alangkah baiknya organisasi Banser dibubarkan saja!

Mengacu pada Pasal 59 ayat 3 Perppu no 2/2017 yg sdh disahkan jd UU no 16/2017 (UU Ormas) maka BANSER sudah memenuhi kriteria pembubaran ormas dan tepat publik minta pada pemerintah untuk  DIBUBARKAN!

Seperti diketahui, aksi pembakaran bendera Tauhid oleh oknum anggota Banser terjadi pada hari senin tanggal 22 Oktober 2018 bertepatan peringatan hari Santri Nasional ke-3, tindakan yang menuai kecaman hingga ke luar negeri ini terjadi di Alun-Alun Kecamatan Balubur Limbangan Kabupaten Garut sekitar Pukul 10.00 WIB.

Faisal

PILIHAN REDAKSI