UBN: di Jakarta ada orang bejat, tapi masih ada amar makruf nahi mungkar

JAKARTA (UMMAT Pos) — Pimpinan Arrohman Quranic Learning (AQL) Center, KH Bachtiar Nasir mengungkapkan bahwa kalimat Tauhid adalah energi, di Jakarta, menurutnya, jika sampai hari ini terjadi gempa, karena mungkin kalimat ini masih terjaga di Jakarta.

“Memang di Jakarta ada orang paling bejat, tapi masih ada amar makruf nahi mungkar, dan kalimat ini masih terjaga,” ungkap UBN dalam kajian Kamis malam berjudul ”
Liberalisme Dan Kebencian Politik Adu Domba, Dibalik Pembakaran Bendera Tauhid” di AQL Islamic Center Jl. Tebet Utara 1 no 40 Jakarta Selatan, Kamis, (25/10/2018).

Ia pun mengungkapkan tanda-tanda alam akan terjadi bencana, diantaranya adalah karena kebatilan sudah terlalu terang-terangan dan bahkan dilegalkan, kemudian, tidak adanya nahi mungkar.

“Terlebih ketika (maksiat) sudah masuk ke perundang-undangan,” ungkapnya.

Mantan Ketua GNPF Ulama ini mengungkapkan, meskipun laut Jakarta lebih tinggi daripada daratannya, ia berharap semoga masih ada orang-orang yang mau menegakkan nahi mungkar.

“Ketika ada yang maksiat sendiri-sendiri, maka musibah ke orang yang melakukan maksiat sendirian itu. Tapi ketika sudah terang-terangan, dan tidak ada yang melarang, maka musibah akan mengenai semuanya,” ungkapnya.

Reporter: Abdullah Jundii

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI