Jelang Aksi Damai Bela Tauhid 211, Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan

JAKARTA (UMMAT pos) — Sejumlah ormas Islam kembali akan menggelar aksi yang bertajuk Parade Tauhid 211 atau Aksi Bela Tauhid pada Jumat, (2/11/2018), sebagai respon atas peristiwa pembakaran bendera bertuliskan kalimat syahadat oleh oknum Banser NU pada Perayaan Hari Santri Nasional di Garut belum lama ini.

Terkait rencana tersebut Polda Metro Jaya menyampaikan pihaknya siap mengamankan kembali Aksi lanjutan di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat pada Jumat (2/10).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Rabu, menuturkan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari penanggung jawab aksi tersebut.

Sudah (terima pemberitahuan),” kata Argo.

Argo mengatakan Polda Metro Jaya masih membahas rencana jumlah personel yang akan disiapkan untuk mengamankan aksi damai tersebut.

Berdasarkan informasi, Aksi Bela Tauhid lanjutan itu akan diawali shalat jumat di Masjid Istiqlal kemudian beranjak menuju Istana Kepresidenan untuk menyampaikan aspirasi.

Argo memperkirakan jumlah massa yang akan terlibat menyampaikan pendapat di muka umum itu mencapai 10.000 orang.

Argo berharap pengunjuk rasa menjaga keamanan dan ketertiban umum, serta mengikuti arahan dari petugas kepolisian.

Pada Aksi Bela Tauhid pertama, massa menggelar unjuk rasa di Kantor Kementerian Koordinatir Politik Hukum dan Keamanan pada Jumat (26/10).

Aksi Bela Tauhid Terkait pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid ini digagas oleh Persaudaraan Alumni 212 berdasarkan sejumlah ormas Islam yang mengingatkan publik pada rangkaian Aksi Bela Islam 411 di bulan yang sama pada tahun lalu.

Aksi yang dipicu oleh kasus penistaan Agama tersebut kemudian dikenal dengan nama Aksi Bela Islam 212.

PILIHAN REDAKSI