Jumat besok Aksi Bela Tauhid kembali digelar, ini alasannya

JAKARTA (UMMAT Pos) — Gelombang protes ummat Islam di sejumlah kota besar tanah air pekan lalu akibat pembakaran bendera tauhid ternyata tak membuat pelakunya mengakui kesalahannya serta menyampaikan permohonan maaf baik secara pribadi maupun organisasi. Sikap tersebut mendasari aksi selanjutnya yang rencananya akan digelar pada Jumat besok oleh sejumlah ormas di ibukota negara.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Chaidir Bamukmin.

“Kami siap melaksanakan tugas untuk turun pada tanggal 211, untuk turun aksi bela kalimat tauhid pada 2 November tersebut, kata Habib Novel pada Senin, (29/10/2018).

BACA JUGA: Jelang Aksi Damai Bela Tauhid 211, Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan

Menurutnya, Aksi Bela Tauhid kedua ini digelar karena kelompok yang membakar bendera tersebut belum mengaku salah dan meminta maaf. Hal ini menjadi alasan bagi phaknya melakukan aksi untuk menuntut penyelesaian lewat jalur hukum.

“Karena sampai saat ini kelompok pembakar bendera tauhid dan pendukungnya masih belum mengakui kesalahannya dan meminta maaf,” ujar Wakil Ketua Advokat Cinta tanah Air (ACTA) ini.

Seperti diketahui, aksi pembakaran yang dilakukan oleh oknum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU di perayaan hari Santri Nasional menuai kecaman yang meluas di masyarakat. Ummat Islam se-nusantara menganggap bendera itu bertuliskan kalimat tauhid yang agung, bukan bendera HTI. Aksi pembakaran pun memicu kemarahan masyarakat sehingga terjadi Aksi Bela Tauhid di sejumlah daerah di Tanah Air.

BACA JUGA: Pembawa bendera tauhid ditetapkan sebagai tersangka, ini alasan polisi

Pada Aksi Bela Tauhid pertama, massa menggelar unjuk rasa di Kantor Kementerian Koordinatir Politik Hukum dan Keamanan pada Jumat (26/10).

Faisal

 

PILIHAN REDAKSI