Anak ngiler saat tidur, penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?

Pertanyaan:

Pak dokter, langsung saja pertanyaan saya begini, anak saya kalau tidur sering keluar air liur atau ngiler, meski demikian tidak semua anak saya mengalaminya, apakah sebab keluarnya air liur ketika tidur? Dan bagaimana mengatasinya? terima kasih atas jawabannya. Wassalam

Jawaban
Wa alaikum salam wr.wb.
Terimakasih atas pertanyaan anda. Sayang sekali data anak dan alamat gak ada. Air liur lebih dikenal sebagai air ludah dihasilkan oleh kelenjar ludah terutama Kelenjar Parotis . Selain air liur kelenjar ini juga menghasilkan enzim amylase untuk mencerna karbohidrat, zat anti mikroba, dan berbagai mineral seperti: Kalium, Natrium, Chlor dan Karbonat.

Kurang lebih 1000 ml air liur diproduksi dalam 24 jam. Dan jumlah air liur yang diproduksi semakin sedikit saat tidur. Air liur ini sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh diantaranya; di dalam menjaga kebersihan mulut, mencerna makanan dan membantu di dalam proses menelan. Sekresi air liur diatur oleh syaraf otonom yakni syaraf simpatis dan parasimpatis. Dimana syaraf otonom ini terkoneksi langsung dengan syaraf di kepala.

Sialorrhea atau produksi air liur yang berlebihan saat tidur pada anak biasanya dianggap suatu yang normal. Karena ada kondisi hal tersebut dapat terjadi, seperti: pada bayi yang mengalami pertumbuhan gigi pertama kali. Waktu tidur tubuh si anak dalam kondisi rileks, sehingga air liur yang diproduksi tidak dapat ditelan.

Boleh juga sebelum tidur anak dalam kenyang sehingga cairan lambung naik ke mulut, si anak menderita penyakit mulut dan gigi. Atau Kebersihan mulut si anak kurang sehingga tubuh ingin membersihkan dengan produksi air liur. Posisi tidur juga berpengaruh seperti saat tengkurap dan posisi miring, ini akan memudahkan air liur tumpah ke bantal.

Apakah si anak menderita alergi? Itu perlu juga dipertimbangkan. Namun ada juga pendapat ahli yang mengatakan bahwa anak berusia di atas empat tahun yang tetap mengalami Sialorrhea dianggap suatu kelainan. Penyebab Sialorrhea belum diketahui dengan pasti. Tetapi banyak ahli yang mengaitkan Sialorrhea dengan disfungsi neuromuskuler seperti cerebral palsy dan reterdasi mental.

Biasanya kondisi patologis Sialorrhea, tidak saja terjadi pada saat anak tidur, tetapi dapat juga terjadi saat si anak terjaga yakni air liur meleleh saat anak duduk atau berjalan.

Bagaimana mengatasi Sialorrhea? Untuk mengatasi kondisi ini, saran saya cari penyebab mengapa anak ileran saat tidur? Dengan menyingkirkan penyebab yang saya sebutkan diatas. Dan untuk lebih jelasnya, saran saya sebaiknya anak anda dikonsultasikan ke dokter anak. Agar penyebab patologis yang mungkin terjadi apa anak anda dapat diatasi. Demikian penjelasan saya. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

dr.Suwardi Sukri, dokter Integrative Medicine.

Instagram : doktersuwardi

Website : doktersuwardi.blogspot.com