Pengungsi Rohingya di Makassar Mengadu ke Kantor Gubernur Sulsel Terkait Status Mereka

MAKASSAR (UMMAT Pos) – Perwakilan pengungsi Rohingya di Makassar mendatangi kantor Gubernur Sulawesi Selatan di Jl. Urip Sumoharjo No.269, Panaikang, Panakkukang, Kota Makassar, Senin (5/10). Dalam kunjungan kali ini, mereka didampingi oleh perwakilan sejumlah Ormas yang tergabung dalam Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan.

“Kita datang kesini untuk memfasilitasi keluhan para pengungsi Rohingya terkait status dan kejelasan nasib di Sulawesi Selatan ini,” ujar ketua FUIB Muchtar Daeng Lau.

Pantauan Ummat Pos di Kantor Gubernur Sulsel, selain ketua FUIB, turut hadir Direktur Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (Lazis) Wahdah Islamiyah, Syahruddin. Rombongan disambut oleh Salim AR, Asisten 1 Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan di ruangannya.

Selain berharap untuk segera dikirim ke negara ketiga, para pengungsi juga berharap perhatian dan dukungan maksimal dari pemerintah Sulsel guna membicarakannya dengan pihak-pihak terkait.

“Banyak yang sudah pindah. Itu dari negara lain. Lantas kami masih di sini, tak pernah ada kejelasan,” ungkap Robi, pengungsi Rohingya.

Kejelasan status para pengungsi ini masih menjadi problem yang sampai sekarang belum kunjung mendapatkan penyelesaian. Nur Islam yang mewakili kurang lebih 216 pengungsi Rohingya di Sulawesi Selatan mengaku, pihaknya sudah beberapa kali mengunjungi kantor DPR untuk meminta bantuan.

“Benar. Kami sering kesana namun masih belum ada kejelasan,” tuturnya.

Sementara itu, Salim AR memberikan himbauan agar masalah ini diadukan kepada pihak yang lebih berkompoten dalam hal ini DPR Provinsi.

“Kami hanya bisa bantu yang sesuai dengan kapabilitas kami di provinsi. Untuk kejelasan statusnya lebih baik ke DPR Provinsi. Nanti mereka yang mengundang pihak UNHCR dan kementrian Hukum dan HAM (pihak imigrasi),” tambahnya.

“Insya Allah kami dukung. Karena kami adalah saudara seiman kalian,” tukas Salim.

Reporter: Zulkifli Tri Darmawan

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI