Lepas Keberangkatan Umroh Ratusan Marbot, Ini Pesan Gubernur Anies

JAKARTA (UMMAT Pos) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melepas keberangkatan ratusan marbot dari sejumlah masjid yang berada di sejumlah kelurahan di Jakarta untuk melaksanakan ibadah umroh di tanah suci, Jumat (9/11).

Para marbot tersebut diberangkatkan karena dianggap memenuhi syarat, seperti dapat mengumandangkan adzan dan iqomah dengan baik.

Dalam sambutannya, Anies menyampaikan keinginannya agar para marbot dimuliakan dengan hadiah umrah ini.

“Banyak yang naik pesawat untuk pertama kalinya, belum tentu tujuannya ke tanah suci. Beruntung bapak-bapak bagi yang baru pertama kali naik pesawat dan tujuannya ke tanah suci Marbot itu pekerjaan mulia, menjaga rumah Allah dan tugas kita memuliakan mereka,” ungkapnya di Balai kota Jakarta Jl. Medan Merdeka Selatan Blok B No.8-9, RT.11/ RW.2, Gambir, Jakarta Pusat.

Ia mengharapkan agar seluruh calon jamaah umrah bisa menjaga kesehatannya jauh-jauh hari. Karena menurutnya, beberapa kejadian yang ia saksikan, banyak jemaah yang berhari-hari di Mekah namun hanya tinggal di kamarnya saja lantaran sakit.

“Jaga kesehatannya ya pak. Beli obatnya disini. Dan tetap berdoa semoga Allah menjaga bapak-bapak selama di sana,” tuturnya.

Tak hanya itu, mantan menteri pendidikan ini juga menghimbau agar para jemaah fokus beribadah dan meninggalkan semua hal-hal yang bisa mengganggu kekhusyuan beribadah.

“Misalnya selfie, motret sana-sini. Utamakan ibadahnya dulu, jangan sampai sibuk memotret malah ibadahnya terganggu,” sambungnya.

Sebanyak lima orang akan ditugaskan mengawal program ini dalam jangka waktu 9 hari. Setiap marbot yang diberangkatkan bisa studi banding dengan Masjid-Masjid yang ada di Arab Saudi dalam hal perawatan Masjid.

“Nanti kalau bapak-bapak sudah pulang kita mau Masjid kita terawat seperti disana,” pungkasnya.

Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual (Dikmental) Pemprov DKI Jakarta Hendra Hidayat menjelaskan jumlah Marbot yang diberangkatkan sebanyak 267 marbot.

“267 marbot yang diberangkatkan ini jumlahnya dua kali lipat dari setahun yang lalu yang hanya 100 orang,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa seluruh marbot yang diberangkatkan telah melalui serangkaian seleksi yang dilakukan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebanyak 4 tahap. Pertama marbot Masjid dituntut bisa mengumandangkan azan dan iqomah dengan baik. Kemudian diharapkan bisa menjadi imam rawatib, dan membaca al-Qur’an dengan baik.

“Kita ikutkan mereka semua, sebelumnya juga kami melakukan seleksi berkas diantaranya harus punya KTP dan KK Jakarta, punya rekening insentif marbot di bank DKI Syariah/ Bank Mandiri Syariah Cabang Pluit, menjadi marbot minimal lima tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan dari ketua Masjid dan lurah setempat.

Reporter: Zulkifli Tri Darmawan

Editor: Faisal

PILIHAN REDAKSI