Overload, Puluhan panti jompo di Jateng kelebihan penghuni

SEMARANG (UMMAT Pos) — Puluhan panti jompo dan panti pelayanan sosial di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalami kelebihan penghuni dari daya tampung yang telah ditentukan sebelumnya.

“Sebanyak 14 panti jompo dan 11 panti pelayanan sosial milik Pemprov Jateng, overload atau jumlah penghuninya jauh melebihi daya tampung yang hanya 1.200 orang,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto di Semarang, Senin.

Ia menjelaskan bahwa tingkat mutasi penghuni panti jompo yang tersebar di Jateng tergolong sangat tinggi.

Kendati demikian, jumlah penghuni panti jompo yang meninggal dunia juga relatif tinggi yakni dua orang tiap pekannya karena banyak yang dititipkan atau masuk dalam daftar huni saat kondisi kesehatannya menurun.

Selain keterbatasan daya tampung, jumlah tenaga di panti jompo dan panti sosial juga terbatas sehingga pihaknya memberlakukan sanksi sosial bagi para remaja yang melakukan tindakan pelanggaran.

“Sanksi sosial itu, siswa siswi yang melakukan tindak pelanggaran diberikan saksi sosial berupa kerja sosial di panti jompo,” ujarnya.

Menurut dia, ide pemberian sanksi sosial itu didukung oleh masyarakat berdasarkan survei yang dilakukan di akun Twitter Dinas Sosial Provinsi Jateng.

Sumber: ANTARA