Jelang Kunjungan Raja Salman, Kemenag Siapkan Dua Nota Kesepahaman

JAKARTA (UMMAT Pos) — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, dalam kunjungan kenegaraan Raja Salman pada tanggal 1 Maret mendatang, diantara agendanya adalah penandatanganan lima nota kesepahaman (MoU). Kementerian Agama mendapatkan dua porsi MoU kerjasama.

“Ada lima MoU yang akan ditandatangani, dua di antaranya adalah yang dengan Kementerian Agama,” ujar Lukman kepada wartawan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (26/2/2017).

Lukman menuturkan, porsi MoU yang akan didapat Kementerian Agama adalah mengenai penguatan sektor keagamaan di Indonesia. Menurut Lukman, pemberdayaan umat juga akan diupayakan dalam MoU itu.

“Terkait upaya kita meningkatkan kerjasama yang lebih baik lagi menyangkut haji dan umroh. Yang kedua, pendidikan keagamaan dan hubungan antar dua negara yang lebih dititikberatkan pada peningkatan pendidikan keagamaan,” terangnya.

“Termasuk juga pengelolaan zakat dan wakaf, ini juga sesuatu yang sangat strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat ke depan,” lanjut Lukman.

Mengenai tindak lanjut ganti rugi pemerintah Arab Saudi terkait kecelakaan crane yang menimpa peserta haji Indonesia pada 2015 lalu, Lukman belum berani memberi kepastian. Dia harus melihat arah perbincangan yang tercipta nantinya.

“Ya itu tentu akan tergantung dari perkembangan dialog dalam pertemuan nanti,” ucapnya.

Pada kunjungan kenegaraannya nanti, Raja Salman juga akan diagendakan berdialog dengan para ulama dan tokoh agama. “Ke Istana Bogor, di situ ada beberapa agenda, antara lain pemberian penghargaan dan juga pertemuan dengan tokoh-tokoh agama,” katanya.

PILIHAN REDAKSI