Tak hanya pemuka agama, ‘magnet’ Ilmuwan ini membuat pelawak pun cemburu

JAKARTA (UMMAT Pos) — Usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, seperti kunjungan tokoh da’i internasional, Dr. Zakir Naik kembali membuat gerah kalangan misionaris dan konstituennya yang tidak suka dengan dakwahnya. Di Indonesia kabar tak sedap pun muncul. Ia dituding mendanai gerakan ISIS. Seorang pelawak muda, Ernest Parakasa menudingnya terkait gerakan ISIS. Pelawak berdarah tionghoa itu bahkan menyindir Wapres JK yang hangat menjamu Zakir Naik.

BACA JUGA: Wapres JK Bertemu Dr. Zakir Naik Didampingi Tiga Pengurus Dewan Masjid Indonesia

Di negara asalnya, India, otoritas terkait juga mengincar dan mencoba menghubungkannya dengan teroris. Sementara beberapa waktu lalu di Malaysia, sejumlah aktivis menilai Zakir sebagai ancaman nasional. Mereka pun menggugat Pemerintah Malaysia yang dinilai menampung Zakir Naik.

Namun, semua tudingan itu telah dibantah Zakir Naik. Pada pertengahan 2016, seperti dikutip the Hindu, Zakir Naik menegaskan, “Pernyataan saya telah diterjemahkan di luar konteks. Ada setengah kalimat saya dan dipelintir. Saya adalah pembawa pesan perdamaian. Adalah hal sangat dikecam apakah itu Muslim atau non-Muslim melancarkan serangan teror kepada sesama umat manusia. Saya tidak pernah mendukung hal itu.”

Terkait tudingan ia memicu aksi teror, Zakir Naik menegaskan, memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Ia pun meyakini Islam adalah agama yang terbaik. Alquran pun telah menyampaikan hal tersebut.

Dr Zakir Naik dikenal luas secara internasional sebagai pembicara umum Muslim dan penulis hal-hal tentang Islam dan perbandingan agama. Yang menarik, ia adalah seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran University of Mumbai, India.

BACA JUGA: Bukan jebolan Universitas Islam tapi pria ini kuasai Alquran, injil, weda dan lainnya

Ia sempat bekerja sebagai dokter di Mumbai, sebelum akhirnya memutuskan beralih menjadi seorang pendakwah pada 1991.

PILIHAN REDAKSI