Ditonton Ramai Bahkan Dipotret, Pelaku Cabul dan Mesum Dihukum Cambuk di Aceh Besar

BANDA ACEH (UMMAT Pos) — Seorang pria asal Aceh Besar, Aceh dicambuk sebanyak 112 kali di depan umum karena terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap tiga anak. Dia melakukan aksi bejat itu pada tahun 2016. Korbannya tiga anak laki-laki.

Eksekusi cambuk terhadap pria bernama Darmawan (41) asal Kecamatan Suka Makmur digelar di halaman masjid Agung Almunawwarah Kota Jantho, Aceh Besar, Jumat (10/3/2017). Terpidana dihadirkan ke atas panggung dan proses cambuk disaksikan sejumlah masyarakat.Pria yang berprofesi sebagai petani dan nyambi menjadi asisten guru ngaji dieksekusi oleh dua orang algojo. Setelah dicambuk 50 kali, algojo diganti. Namun eksekusi terhadapnya sempat ditunda karena terpidana menyerah pada cambukan ke 80.

Setelah diberi waktu istirahat beberapa menit, ia kembali dihadapkan ke hadapan algojo. Eksekusi terhadap Darmawan selesai dilakukan. Setelah hitungan ke 112, Darmawan dibawa turun dari panggung dan dijaga oleh beberapa polisi syariah.

Saat proses eksekusi berlangsung, beberapa warga menyorakinya. Terlebih, saat ia menyatakan sudah tidak tahan lagi dengan eksekusi. Setelah selesai cambuk, ia kembali disoraki masyarakat yang hadir.

Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani kasus tersebut, Aziz, mengatakan, Darmawan terbukti melakukan jarimah pelecehan seksual terhadap anak sehingga dijerat dengan pasal 47 Qanun nomor 6 tahun 2014 tentang hukum Jinayah. Dalam persidangan, JPU menuntut hukuman 120 kali cambuk dan putusan hakim sama dengan tuntutan jaksa.

Setelah proses penyidikan selesai, kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jantho. Darmawan selanjutnya menjalani sekitar 10 kali persidangan untuk tiga berkas tersebut. Oleh Mahkamah Syariah Negeri Jantho, ia dihukum 120 kali cambuk.

“Diputus 120 kali tapi karena sudah mendekam di penjara sekitar delapan bulan, makanya dikurangi delapan kali cambuk. Jadinya hari ini terpidana dicambuk 112 kali,” jelas Aziz.

Pasangan Mesum Dihukum Cambuk 100 Kali

Tak hanya kasus tersebut, satu pasangan yang kepergok mesum juga dieksusi di lokasi yang sama. Pasangan remaja ini ditangkap oleh warga saat tengah berduaan di sebuah rumah di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar pada 8 Oktober 2016 silam.

Saat menjalani persidangan di Mahkamah Syariah Kota Jantho, pihak kejaksaan menuntut keduanya dengan pasal tentang ikhtilat (bercumbu). Tapi di dalam persidangan, RA (25) dan pasangan perempuan CNJ (18) mengaku telah berbuat zina.

Di depan hakim, keduanya juga bersumpah telah berzina. Majelis hakim akhirnya memvonis keduanya dengan hukuman 100 kali cambuk dikurangi masa tahanan.

Ketika proses cambuk berlangsung, RA sempat dibawa turun dari panggung usai sabetan ke-50. Ia ketahuan menggunakan beberapa lapis pakaian untuk mengatasi sakit. Setelah beberapa pakaiannya dibuka, ia kemudian dihadirkan kembali ke hadapan algojo.

RA disabet sebanyak 94 kali sementara perempuan CNJ dicambuk sebanyak 99 kali. Usai dicambuk, mereka diperiksa kesehatan di dalam sebuah ambulans yang disediakan di lokasi eksekusi.

PILIHAN REDAKSI