Mengenang KH Hasyim Muzadi, Tokoh yang Peduli Kasus Siyono, berikut komentar beliau semasa hidupnya

DEPOK (UMMAT Pos) — Semasa hidup, Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah yang meminta atau mengawal otopsi terduga teroris Siyono.

“Saya hormat kepada perjuangan Muhammadiyah yang mengawal autopsi Siyono,” katanya dalam pesan yang diterima viva.co.id, Senin, 4 April 2016 lalu.

Kiyai Hasyim berharap pola pemberantasan terorisme di Indonesia haruslah untuk kepentingan yang semata-mata untuk keselamatan Indonesia .

“Jangan menggunakan pola Americani atau westernisasi dalam pemberantasan teroris di Indonesia,” katanya.

Hasyim menuturkan kasus penangkapan terduga teroris yang berujung pada kematian sudah berulang kali terjadi. “Kasus seperti Siyono bukan pertama kali terjadi,” ucapnya. Hasyim justru khawatir kasus-kasus tersebut akan memperkuat militansi dari kelompok radikal.

“Saya juga berkali-kali menyarankan penindakan kasus terorisme jangan over,” ujarnya. Menurut dia, masyarakat sudah terlalu sering menyaksikan tayangan televisi yang mempertontonkan aksi polisi menggerebek teroris. “Tidak perlu ditelevisikan,” katanya.

Pendiri Ponpes Al Hikam Depok ini menjelaskan pola pemberantasan terorisme di Indonesia harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.

Menurut dia, perang terhadap terorisme oleh pihak barat sebenarnya bukanlah semata mata hanya kepentingan masalah bangsa, tetapi memiliki  kepentingan lebih luas dan komprehensif. Untuk itu dalam hal ini langkah Muhammadiyah perlu diapresiasi agar tetap ada unsur keadilan dalam masalah Siyono.

PILIHAN REDAKSI