Bu Risma Geleng-geleng Kepala Lihat Barang Bukti Sabu Terbesar di Surabaya

SURABAYA (UMMAT Pos) — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini geleng-geleng kepala saat melihat barang bukti narkoba jenis sabu seberat 17,5 Kg yang diungkap Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Ia juga kerap memandangi dua tersangka, Darma Sulaiman dan Jayus Yudhas Pratama di Mapolreatabes, Senin (4/4/2017).

Risma tiba di Mapolrestabes setelah rilis yang dilakukan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin.

Mereka berdua sejatinya akan melakukan rilis bersama, tapi Risma tidak bisa lantaran masih ada acara di Sambikerep Surabaya.

Begitu tiba di Mapolrestabes dan melihat barang bukti narkoba yang sangat banyak, Risma terlihat tertegun dan geleng-geleng kepala.

Orang nomor satu di Pemkot Surabaya ini juga kerap memandangi dua tersangka.

Risma yang didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal akhirnya mendekati, ngobrol dan memberi teguran ke dua tersangka. Tapi, percakapan kurang begitu jelas terdengar.

Kepada wartawan, Risma mengatakan, dirinya prihatin dan memberi teguran kepada tersangka karena perbuatanya sudah banyak membawa korban. Terutama keluarga dan anak-anak.

“Tadis aya tunjukan HP ke tersangka, ada anak-anak dari hasil korban narkoba. Satu anak gila dan satu lagi putus sekolah,” sebut Rimsa.

Dua anak itu, lanjut Risma bukan pelaku narkoba. Melainkan, korban lantaran orangtuanya terkena kasus narkoba dan dipenjara.

Anak yang gila itu merupakan anak dari tukang becak yang ayaknya ditahan atas kasus narkoba.

Sementara, satu anak lainnya putus sekolah karena ayahnya yang bekerja sebagai satpam terjerat kasus narkoba.

Akan itu tidak bisa menerukan sekolahnya, karena harus merawat adik dan keponakannya. Sedangkan ibunya bekerja di luar Surabaya.

Kepada dua tersangka, Risma meminta supaya mengaku dan menunjukan siapa jaringan dan bandar besar yang mengendalikan peredaran narkoba di Surabaya.

Ini Supaya jaringannya terbongkar dan bandar ditangkap polisi.

“Saya tadi minta supaya mereka (tersangka) menunjukan siapa teman-teman jaringannya. Mau berapa orang lagi yang jadi korban,” ucap Risma.

Selama ini, kata Risma, narkoba dianggap bisa menambah stamina seseorang. Padahal angapan itu tidak benar. Justru sebaliknya, sabu punya efek yang sangat merusak. Demikian tribun.[surya/fatkhkul alamy]