Pesona Dakwah Zakir Naik di Bekasi

JAKARTA (UMMAT Pos) — Sejak sore hari ribuan orang sudah mulai memadati Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat untuk mengikuti acara Ceramah Umum oleh Ulama kenamaan asal India, Dr. Zakir Naik pada sore, 8 April 2017.

Puluhan ribu orang tersebut tampak antusias ingin melihat secara langsung sosok Zakir dan mendengar isi ceramahnya. Sosok Zakir yang mereka kagumi selama ini hanya bisa mereka lihat di Youtube.

Salah seorang hadirin, Aviana Dwiyati (21 tahun), mengaku tertarik menonton secara langsung lantaran di Youtube tak selalu menampilkan dakwah secara penuh. Oleh karena itu ia niat datang untuk mendengar dakwah Zakir secara utuh. Menurutnya sosial media adalah salah satu medium yang berhasil menarik anak muda pada dakwah Zakir.

Sejumlah awak media yang berada di lokasi berusaha mengambil gambar di sekitar gedung Patriot. Para pengunjung pria dan perempuan yang tampak dipisah terus memasuki stadion tersebut. Untuk perempuan, mereka memasuki Pintu Timur stadion dan pria adalah Pintu Barat.

Di dalam stadion dengan kapasitas tribun 30-40 ribu penonton itu terdapat spanduk larangan merokok, mengambil gambar, memantik api, serta membawa senjata tajam. Tak hanya itu, individu berusia di bawah 17 tahun pun dilarang mengikuti acara ulama tersebut.

Ceramah Umum itu merupakan rangkaian acara Zakir Naik Visit Indonesia 2017 yang sebelumnya sudah digelar antara lain di Bandung, Jawa Barat serta Yogyakarta.

Khusus di Bekasi, tema yang akan dibicarakan adalah ‘Similarity between Islam and Christianity’.

Di luar gedung, tampak banyak orang berjualan makanan, aksesoris, jilbab hingga kaos kaki. Acara sendiri akan dimulai pada pukul 19.30 WIB dan diperkirakan selesai pada 24.00 WIB.

Sebelumnya, Zakir Naik mengutarakan pemahamannya terhadap Surat Al Maidah Ayat 51. Pandangannya itu dia sampaikan ketika berkunjung ke Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (31/3).

Arti ‘auliya’ dalam Surat Al Maidah Ayat 51, kata Zakir, berarti kawan dekat atau pelindung. “Muslim hanya meminta perlindungan kepada Allah dan orang-orang yang beriman kepada Allah,” kata Zakir.

Meski demikian, Zakir mengatakan Alquran tidak berarti membatasi umat Islam untuk berteman dengan siapa pun, termasuk non-Muslim.

Tak sedikit warga yang tidak bisa masuk ke dalam area stadion. Meski begitu panitia Zakir Naik Visit Indonesia 2017 menyediakan layar-layar berspeaker di sekitar stadion, bagi warga yang tidak bisa masuk.

Berdesak-desakan atau harus naik di atas mobil yang terparkir, warga tetap serius dan antusias mendengarkan dakwah dari Zakir. Sesekali mereka menyerukan takbir sebagai respons untuk dakwah Dr Zakir.

PILIHAN REDAKSI