Memory Card Amal, Kebaikan Tanpa Iman Kepada Allah Terhapus

Ustadz Felix Siauw

PUCAT, saat sudah lihat suasana, setel iso, diafragma, dan shutter yang sesuai, arahkan gaya, benerin angle, lalu atur posisi, pas jepret, ada tulisan “no memory card”

Lha masih untung di kamera masa kini ada peringatannya, di kamera zaman dulu, sudah jepret ratusan ternyata lupa masukin memory card, rasanya? Jangan tanya deh.

Nah, di dunia ini masih enak, kalau lupa bawa memory card tinggal balik lagi ke rumah kalau masih dekat, kalau jauh ya tinggal mampir dan beli, kalau ada duit sih.

Terakhir kejadian itu pas sama istri, lalu saya teringat dan bilang ke istri “Dik, punya kamera secanggih apapun, kalau tanpa memory card percuma ya, kecil tapi penting

Lalu saya lanjutkan, “Begitulah mereka yang nggak beriman, mereka dan orang lain sangka mereka punya banyak amal salih, kembali pada Allah tanpa bekas apapun”

Kenapa bisa begitu? “Lha sebab mereka mengakui Allah saja tidak, padahal itu yang utama, maka amal-amalnya nggak bisa disimpan, walau di dunia menakjubkan”

Sebenarnya di dunia juga ada banyak peringatan bagi mereka, ada temen-temen Muslimnya yang mengingatkan, ada dakwah yang mengingatkan, “no memory card”

Cuma ya itu, manusia kan ada yang sensitif, ada yang gengsi, pokoknya kamera gue udah mahal, teknik foto gue bagus, gue paten, tapi ya nggak disimpan ya percuma.

Ada yang bilang, “Yang punya memory card juga belum tentu fotonya bagus”. Itu betul, tapi setidaknya tersimpan dan bisa dipelajari, bisa diperbaiki, masih ada jalan

Sama kayak yang bilang “Halah! sudah, nggak usah semua pake agama, yang iman aja belum tentu baik”. Itu betul, yang iman aja belum tentu betul apalagi yang nggak.

Tapi kalau kita moto yang dicari hasilnya kan? Bukan fotonya? Sama kayak amal yang penting Allah ridha, lha gimana Allah mau ridha, orang dia nggak mengakui Allah?

Alhamdulillah, kita sudah punya iman, memory cardnya sudah ada, sekarang tinggal dijaga imannya, diperbaiki amalnya, pelajari teknik amal salihnya dan istiqamah.

Jangan silau dengan amal-amal fatamorgana yang nggak kesimpan, nggak ada nilainya di sisi Allah. Fokus pada amal salihmu, suarakan keimanan dirimu.

Dan satu saat, memory cardmu yang akan bicara semuanya, dihadapan Allah Yang Maha Cepat hitungannya, dan tiap-tiap gambarmu di dunia, akan jadi pertimbangan
__

*) Dikutip dari laman Facebook beliau

PILIHAN REDAKSI