Kecelakaan Di Puncak, Rem Bus Yang Blong Sebabkan Banyak Korban

PUNCAK (UMMAT POS)Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, Sebuah Bus bermuatan penuh dari arah puncak mengalami rem blong sehingga di sekitaran Gadog menabrak kendaraan yang berasal dari arah yang berlawanan. Dikabarkan tidak kurang dari 5 mobil dan 5 motor setidaknya mengalami berbagai tingkat kerusakan.

Sabtu sore tadi (22/4/2017) memang terjadi hujan di daerah puncak sehingga saat rem blong Bus HS Transport meluncur kencang menabrak kendaraan di depannya.

Dalam sebuah video amatir terlihat jenazah korban bergelimpangan di jalan pasca kejadian, jumalah korban belum ada keterangan jelas tetapi diprediksi lebih dari 10 orang. Dianjurkan bagi yang keluarganya melewati jalur tersebut untuk mengecek, semoga tidak termasuk yang menjadi korban.

Kejadian yang sangat disayangkan dan menyedihkan, menjadi pelajaran bagi pemilik armada Bus untuk rutin melakukan perawatan rem dan perlengkapan keamanan lainnya agar tidak terulang kejadian yang sangat merugikan banyak pihak ini.

Bagi kita hendaknya selalu berdoa saat hendak keluar rumah, sebagai bentuk ikhtiar kita memohon perlindungan dari Allah Ta’ala dari berbagai musibah serta berbagai gangguan syetan. Diantara do’a yang diajarkan Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam adalah sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ قَالَ « يُقَالُ حِينَئِذٍ هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَ فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِىَ وَكُفِىَ وَوُقِىَ ».

“Jika seseorang keluar rumah, lalu dia mengucapkan “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya), maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga”. Setan pun akan menyingkir darinya. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?!”

(HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

 

PILIHAN REDAKSI