Sandi: Tidak Pantas Pemprov DKI Punya Saham Di Perusahaan Bir

JAKARTA (UMMAT POS) – Seakan menegaskan kommitmennya sejak jauh hari sebelum pelaksanaan pilgub DKI, Sandiaga Uno sang calon wakil gubernur DKI Jakarta ini kembali menyatakan keinginannya untuk divestasi atau menjual saham pemprov DKI di Pabrik Bir. Dalam sebuah kegiatan di Jalan Borobudur, Menteng Sabtu 22 April 2017 Sandiaga mengatakan, “Saya sejak pertama kali komitmen dijual (saham bir), karena itu nggak nyambung banget dengan visi membahagiakan warganya”.

Jika kita amati dari berbagai statemen yang terucap sejak dulu, diantara alasan Sandiaga Uno terkait penjualan saham di perusahaan Bir adalah:

1. Tidak pantas dan tidak masuk akal Ibu Kota di negara muslim terbesar di dunia punya saham di perusahaan Bir. Beliau ucapkan di Rawasari Cempaka Putih 30 November 2016.

2. Dampak negatif dari peredaran miras bagi anak-anak dan remaja sangat jelas, terutama mereka yang labil dan pengangguran.

3. Perusahaan Bir bukan termasuk investasi yang menjadi hajat hidup warga kebanyakan.

4. Sebagai pengusaha sukses penjualan Saham di pabrik bir tesebut bisa disiasati tidak banyak berpengaruh pada pendapatan pemprov.

5. Kepemilikan saham bir tidak nyambung dengan misinya membahagiakan warga Jakarta, bahkan paradoks dimana para orangtua justru banyak yang was-was serat tidak menginginkan anaknya mengkonsumsi bir.

Tentu saja ketegasan ini banyak yang menentang dan berusaha menghalangi baik secara langsung maupun tidak langsung, tetapi mayoritas warga Jakarta bahkan rakyat Indonesia dipastikan lebih banyak yang mendukung kebijakan bagus ini, mengingat sudah sejak tahun 1970 an pemprov punya saham dan belum ada satu gubernur pun yang memiliki pemikiran seperti ini.

PILIHAN REDAKSI