M. Anis Baswedan: IBF 2017 Momentum Tepat Beli Buku-buku Islam Untuk Dibaca Pada Bulan Ramadhan

JAKARTA (UMMAT Pos) — Untuk pertama kalinya, Pameran buku Islam terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara atau yang dikenal dengan Islamic Book Fair 2017 yang diagendakan berlangsung pada 3-7 Mei 2017 akan diadakan di Jakarta Convention Center (JCC). Sebuah venue yang dinilai lebih representatif dan nyaman bagi peserta maupun pengunjung.

Islamic Book Fair (IBF)  ke-16 tahun ini akan dibuka oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Ma’ruf Amin pada hari Rabu, 3 Mei 2017, pukul 10.00 pagi.

Selain Ketua (MUI), para tokoh yang akan hadir di IBF 2017 itu antara lain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, Ustaz Yusuf Mansur, Ustaz Bachtiar Nasir, Habiburrahman El Shirazy, Tere Liye, dan lain-lain.

Dengan menempati JCC dengan segala fasilitasnya yang ada, tentu biaya sewa gedung lebih mahal daripada sebelumnya. Karena itu Ketua Panitia IBF 2017 M Anis Baswedan mengajak kepada para pengunjung untuk berbagi menanggung beban ini, dengan  biaya masuk sangat murah, yakni Rp 5.000.

“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih dan syukur kepada Allah, dari data yang kami terima calon pengunjung (siswa, mahasiswa, masyarakat umum) cukup paham kalau dikenakan biaya masuk Rp 5.000. Tiket masuk tersebut bisa dipesan dari sekarang. Ada aplikasi IBF di android,” kata Anis dalam wawancaranya seperti dikutip dari republika.

Uang masuk ini, lanjut Anis, sebagian akan dikembalikan ke pengunjung pameran dalam  bentuk hadiah doorprize. Ada hadiah umrah setiap hari 1-2 umrh gratis dan hadiah lainnya yang juga menarik. Kami juga  ingin memberi hadiah kepada pemenang lomba-lomba yang kami adakan dengan memberikan  hadiah yang lebih menarik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Anis menambahkan, secara keseluruhan IBF 2017 terdiri dari 329 stan.

“Ada 158 penerbit yang menjadi peserta IBF 2017. Mereka menempati 230 stan. Sisa stan diisi oleh non-penerbit,” ujar Anis.

IBF 2017 merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh buku-buku Islam berkualitas dengan harga terjangkau. Para penerbit memberikan diskon besar, bahkan ada yang mencapai 70 persen.

Apalagi penyelenggaraan IBF 2017 berselang tiga minggu sebelum  masuknya bulan suci Ramadhan.  Setiap kali Ramadhan tiba, ghirah umat Islam selalu meningkat, antara lain ditandai dengan ibadah tadarus Alquran dan membaca buku-buku Islam, selain puasa dan Tarawih.  Jadi, IBF 2017 momentum yang sangat tepat membeli buku-buku Islam, terutama untuk dibaca pada bulan Ramadhan.

Selain itu, IBF 2017 juga merupakan momentum sangat tepat untuk berbelanja multiproduk, khususnya pakaian, untuk menyambut Idul Fitri. [fm/rep]