Dr. Zakir Naik Dianugerahi Kewarganegaraan oleh Kerajaan Arab Saudi?

RIYADH (UMMAT Pos) — Ulama kharismatik asal India, Dr. Zakir Naik yang belum lama ini memberikan kuliah umum di berbagai kota di tanah air dilaporkan telah mendapatkan kewarganegaraan Arab Saudi dari Raja Salman.

Tokoh peraih Nobel Internasional ini diyakini telah tinggal di Arab Saudi untuk menghindari penangkapan Interpol. Aktivitas Zakir dituduh oleh pemerintah India telah mengilhami aksi teror di sebuah kafe di Dhaka pada tahun lalu.

Dikutip dari Middle East Monitor pada Jumat, 19 Mei 2017, menyebutkan bahwa kewarganegaraan Arab Saudi diberikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Namun, pemerintah Arab Saudi belum mengonfirmasi laporan media tersebut.

Dr. Zakir merupakan tokoh yang paling dicari di India atas sejumlah tuduhan keji, diantaranya melakukan pencucian uang dan menyebarkan permusuhan antara berbagai kelompok dengan alasan agama. Saluran dakwah Peace TV yang dibinanya telah dilarang di Inggris, Kanada dan Bangladesh. Dia juga ditolak masuk ke Kanada dan Inggris pada 2012.

Sebelumnya, November tahun lalu, Hindustan Times India melaporkan bahwa Dr. Zakir telah diberi kewarganegaraan Malaysia namun hal itu dibantah Wakil Menteri Dalam Negeri Datuk Nur Jazlan Mohamed.

Diketahui, di Malaysia, Dr Zakir pernah mendapat penghargaan ‘Tokoh Ma’al Hijrah Distinguished International Personality Award for the Year 2013’ untuk layanan dan kontribusi yang signifikan pada perkembangan Islam, 5 November 2013 lalu. Ia menerima sebuah plakat yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Malaysia Mohd. Najib Razak.

Cendekiawan Muslim berusia 51 tahun ini adalah pembina lembaga pengkajian Islam, Islamic Research Foundation (IRF). Dia diyakini telah tinggal di Arab Saudi untuk menghindari penangkapan di India atas berbagai tuduhan keji yang dialamatkan padanya. Ia sendiri telah membantah  semua tuduhan bahwa aktivitasnya berkaitan dengan terorisme. Dia juga menentang pelarangan IRF oleh otoritas India.[fm]

PILIHAN REDAKSI