Tidak Cukup Bukti, Berkas Habib Rizieq Dikembalikan, DPR: Bukti Polisi Tergesa-gesa

JAKARTA (UMMAT Pos) — Kinerja kepolisian dalam kasus penodaan lambang negara yang menjerat Habib Rizieq Shihab menuai kritikan dan sorotan sejumlah pihak.

Pasalnya berkas perkara dari penyidik belum memenuhi kelengkapan formal dan material. Statusnya masih P19. Akhirnya, Penyidik Polda Jabar pun diminta untuk melengkapi 10 item syarat formal dan 9 item syarat material.

Menanggapi kenyataan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI meminta pihak Kejati Jabar lebih profesional dan adil dalam kasus ini, agar tidak menambah citra buruk kejaksaan seperti yang dilakukan kejaksaan dalam kasus Ahok di Jakarta.

Kritikan Sodik menyusul dikembalikannya berkas perkasa kasus Habib Rizieq oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) ke Polda Jabar.

“Menunjukkan bahwa kepolisisan kemarin tergesa-gesa memasukkan ke pihak kejaksaaan seolah-olah dikejar target waktu,” kata Sodik saat dikonfirmasi, Sabtu (20/5/2017).

Wakil ketua Komisi VIII ini berharap, penegakan hukum harus sesuai semangat keadilan, berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa.

“Dengan semangat ini maka semua elemen penegak hukum mulai dari polisi, kejaksaan dan nanti hakim dituntut kerja profesional dan independen tanpa keberpihakan kepada siapapapun kecuali kepada hukum,” ucapnya.

Diketahui, Habib Rizieq terjerat kasus dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik Presiden ke-1 RI Soekarno, setelah dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri.(fm/ts)

PILIHAN REDAKSI