Pelaku Fitnah Terhadap Wapres JK, Silvester Matutina Dipolisikan

JAKARTA (UMMAT Pos) – Setelah mendapat surat kuasa dari pihak keluarga Wakil Presiden Jusuf Kalla, sebanyak 20 orang pengacara yang mewakili 100 anggota Advokat Peduli Kebangsaan melaporkan Silvester Matutina ke Bareskrim Polri terkait dugaan Pencemaran nama baik dan Fitnah terhadap Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla.

Ketua Umum Solidaritas Merah Putih ini menyinggung nama Wapres JK saat berorasi dalam aksi demo di depan Markas Besar Polri pada 15 Mei lalu.

“Mari mundurkan Jusuf Kalla, JK. Karena JK yang menggunakan rasisme, menggunakan isu SARA untuk memenangkan Anies-Sandi dan untuk kepentingan Jusuf Kalla 2019 dan untuk kepentingan korupsi keluarga Jusuf Kalla,” tuding loyalis Ahok-Djarot ini dalam video berdurasi 2 menit 54 detik yang diterima Ummatpos.

“Ini merupakan persoalan harga diri. Keluarga Pak JK di Sulawesi Selatan dan keluarga Ibu Mufidah di Sumatera Barat, masyarakat Indonesia, HMI, Muhammadiyah dan NU merasa tersinggung dengan Silvester,” ujar kuasa hukum keluarga Kalla, Muhammad Ihsan, di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Sementara, M. Junaidi, salah seorang pengacara yang tergabung dalam Advokat Peduli Kebangsaan berharap laporan tersebut mendapat respon yang baik dan cepat karena menyangkut nama baik keluarga besar H.M. Jusuf Kalla.

Pihaknya juga minta supaya pihak Kepolisian mengembangkan dan mengaitkan laporan ini dengan tindak pidana yang diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), karena keluarga besar H.M. Jusuf Kalla mendapati informasi terkait content yang dilaporkan dari YouTube (internet).

Laporan ini, lanjut Junaidi merupakan suatu langkah pembelajaran bagi masyarakat dan/atau siapa saja untuk lebih bersikap arif, bijaksana dan hati-hati dalam melontarkan kata-kata dalam menyampaikan pendapat dimuka umum, supaya mengedepankan Asas Praduga Tak Bersalah dan/atau tidak melontarkan kebencian, fitnah, permusuhan, menghina seseorang, suku, ras dan agamanya.

Pelaporan itu merupakan kali ke-3, menyusul laporan sebelumnya pada saat pertama hari Ahad dan ke-2 Senin, tim advokat belum mengantongi surat kuasa.

Baru pada laporan ke-3, Senin (29/5), surat kuasa khusus diberikan oleh keluarga besar H.M. Jusuf Kalla, yang ditanda-tangani oleh putri bungsunya, Chairani Jusuf Kalla. Pada saat penandatanganan surat kuasa Chairani juga didampingi oleh Bu. Hj. Mufida Kalla.

Laporan polisi bernomor LP: 554/V/2017 Bareskrim, tertanggal 29 Mei 2017, menyebut sebagai pelapor adalah M. Ihsan. SH., MH., MSi. Melaporkan Silvester Matutina dengan dugaan melakukan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik sesuai yang diatur pada pasal 310 dan 311 KUHP. (fm/Tim/bb)

PILIHAN REDAKSI