Dekaplah Ramadhan, Jangan Kau Ucapkan Selamat Tinggal Padanya

Ramadhan memang telah pergi tahun ini ..

Pergi dengan menyisakan kepedihan dan kesedihan di hati mereka yang mencintainya. .

Disebabkan kemuliaan yang Allah letakkan di dalamnya..

Berbagai keutamaan tak terhingga dari ampunan dan pembebasan dari Neraka. .

Tapi Ramadhan adalah bulan Tarbiyyah..

Ia bulan penempaan amal dan keimanan. .

Yang hasilnya akan terlihat di 11 bulan mendatang. .

Maka …

Jangan ucapkan selamat tinggal Ramadhan. ..

Tetapi..
Tarik dan praktekkan ia pada seluruh bulan lainnya sepanjang tahun.

Ramadhan bukan sekadar bulan.. tapi ia adalah cara hidup dan permulaan perubahan..

Jangan kau ucapkan selamat tinggal. .

Tapi siapkan baginya tempat untuk terus hidup bersamamu, dan engkau hidup dengannya sepanjang tahun.

Shiyam (sunnah) jangan berhenti. .
Shalat shalat sunnah, tahajjud yang biasa saat Ramadhan jangan putus.. .
Al-Quran teruslah dibaca jangan diacuhkan. .
Masjid masjid jangan ditinggalkan, tetaplah melaziminya ..

Dengan begitu engkau telah “mendekap” Ramadhan ..

“Sembahlah Allah hingga datang kematian”…

PILIHAN REDAKSI