Calon Komisioner Komnas HAM Diduga Terkait Ormas Radikal, Fadli Zon: Kita Lihat Kinerjanya

JAKARTA (UMMAT Pos) — Beberapa nama calon komisioner HAM dianggap berafiliasi dengan ormas radikal. Anggota Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM (PBHI) Totok Yulianto, menyebut setidaknya ada lima nama yang menurutnya harus didalami.

“Ada sekitar lima orang harus didalami,” katanya saat ditemui di Jakarta, Ahad (2/7/2017)..

Dari segi independensi, menurut Totok, pihaknya menemukan 13 nama yang berafiliasi ke partai politik, 13 nama lagi berafiliasi dengan industri atau perburuhan dan 9 orang lainnya memiliki kaitan dengan organisasi atau kelompok radikal.

Menanggapi dugaan tersebut, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan publik seharusnya dapat melihat mengenai kedekatan tersebut. Ia menambahkan bahwa Komisioner Komnas HAM harus bekerja secara profesional tidak membawa aspirasi kelompok individu, golongan kecuali aspirasi penegakan hak asasi manusia.

“Saya sih melihat nanti kinerjanya saja, seperti apa. Kadang-kadang orang sekarang ini gampang sekali dituduh-tuduh dekat dengan kelompok radikal kelompok macam-macam ternyata tidak seperti itu,” kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Menurut Fadli Zon, faktor penting proses calon Komisioner Komnas HAM yakni melalui tahapan seleksi. Waketum Gerindra itu mengatakan tahap seleksi merupakan ruang untuk meneliti rekam jejak calon.

“Kita lihat saja nanti,” katanya. [fm/tr/dtk]

 

PILIHAN REDAKSI